Profil Gelandang Persib: Dedi Kusnandar

situs judi

Selain kenyamanan suasana kekeluargaan di Persib, gelandang bertahan asal Jatinangor, Sumedang itu punya keinginan besar yang belum terpenuhi bersama Persib, yakni juara liga.
Trofi Liga 1 2017 menjadi target utama yang diusung Dedi Kusnandar pada periode keduanya membela Persib. Demi target itu pula, gelandang dengan akurasi umpan apik lengkap dengan visi permainan yang baik ini rela menolak tawaran materi lebih besar yang diberikan oleh klub yang dia perkuat sebelumnya di Malaysia, Sabah FA.

Dia akan menambah deretan gelandang top di lini tengah Persib yang juga dihuni Hariono, Kim Jeffrey Kurniawan, Raphael Maitimo, hingga mantan bintang Chelsea Michael Essien.Dedi Kusnandar sempat membela Persib pada 2015. Dia tampil dalam 28 pertandingan dan mencetak dua gol. Pria yang menekuni usaha kuliner dan kamar kontrakan di Jatinangor itu berperan mengantarkan Persib juara Piala Wali Kota Padang 2015 dan Piala Presiden 2015.
Namun seiring terhentinya kompetisi akibat sanksi FIFA terhadap Indonesia, pemain yang akrab dipanggil Dado itu dengan berat hati memutuskan berkarir di Malaysia. Di sana, Dado memperkuat Sabah FA sepanjang tahun 2016.
Kualitas Dado sebagai gelandang bertahan tangguh dengan ketenangan dan akurasi umpan istimewa sudah membuat Pelatih Sabah itu kepincut dan ingin mempertahankannya. Akan tetapi, setelah sepak bola Indonesia terbebas dari sanksi FIFA dan liga profesional kembali digulirkan, Dado akhirnya kembali untuk membela klub kebanggaanya sejak kecil.***

cangzhoujj.com Situs Judi Bola Online, Poker Online, Bola Tangkas, Casino Online, Slot dan Togel Terpercaya Sumber: Pikiran Rakyat